Selasa, 26 Juni 2012

Makalah Dampak Internet


BAB 1
PENDAHULUAN
A.                LATAR BELAKANG MASALAH
Dewasa ini hampir semua bidang kehidupan telah dikaitkan dengan yang namanya teknologi. Tidak tekecuali bidang bisnis. Seperti halnya bisnis on line yang terus berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi, khususnya Teknologi Informasi. Setiap kemajuan teknologi tentu saja menimbulkan sebuah dampak, yaitu dampak positif dan dampak negatif, tidak terkecuali pada bisnis on line.
Menurut kami, jika kita tidak bisa memanfaatkan teknologi sebagaimana mestinya, maka dampak negatif lah yang terjadi. Namun, jika kita mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dan sebagaimana mestinya hampir dipastikan bahwa kita terhindar dari dampak negatif, dalam kata lain kita hanya mendapatkan dampak positif saja.
Oleh sebab itu, kami selaku penulis mengulas tentang dampak yang terjadi akibat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat ini serta bagaimana cara mencegah dan mengatasi dampak - dampak yang terjadi dengan menggunakan metode penalaran dan beberapa metode lain.
B.                 RUMUSAN MASALAH
1.                  Apa yang dimaksud Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
2.                  Bagaimana sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
3.                  Dalam hal apa saja perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
4.                  Dampak apa saja yang disebabkan oleh kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
5.                  Bagaimana cara mengatasi dampak perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi?

C.                 TUJUAN
Makalah ini kami susun bukan hanya sebagai penggugur tugas semata, namun kami mempunyai tujuan – tujuan tertentu. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1.                  Mencegah terjadinya penyimpangan dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2.                  Mengarahkan generasi muda ke arah hal-hal yang positif dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
3.                  Memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dampak yang diakibatkan dari perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
4.                  Memberi pengetahuan kepada masyarakat umum tentang dampak yang diakibatkan dari perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
5.                  Memberikan pengetahuan pada masyarakat umum tentang pencegahan ataupun cara mengatasi dampak negatif perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

D.                MANFAAT
Selain mempunyai tujuan, kami sebagai penulis berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Manfaat yang kami harapkan adalah:
1.                  Menekan angka penyalahgunaan teknologi dikalangan generasi muda dan umum.
2.                  Menambah kewaspadaan para orang tua dalam mengawasi anaknya.
3.                  Menekan angka kriminalitas yang terjadi dalam penggunaan teknologi.




BAB II
LANDASAN TEORI
A.                PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilan ICT yaitu Information and Communication Technologies, adalah wadah besar teknologi yang mencakup segala bentuk peralatan teknis guna memproses dan mendistribusikan informasi.
Secara umum Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat didefinisikan sebagai suatu teknologi yang digunakan untuk mengelola data, yang meliputi: mendapatkan, memproses menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbaia cara guna menghasilkan informasi yang bernilai guna tinggi.
Secara keseluruhan TIK mencakupi dua aspek yaitu Teknologi informasu dan teknologi komunikasi, teknologi informasi membidangi masalah bagaimana menciptakan suatu informasi yang dibutuhkan menjadi relevan, akurat dan up to date, yang akan digunakan apakah itu untuk keperluan pribadi, bisnis, atau bahkan akan digunakan dalam bidang pemerintahan. Sedangkan teknologi komunikasi lebih kepada bagaimana informasi tersebut di sebar luaskan, didistribusi, dan ditransfer kepada halayak ramai dengan bantuan alat bantu berupa teknologi itu sendiri.
C.                 CONTOH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI
1.                  Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Bidang Pendidikan
Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission.
Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan.
Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya.
Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang.
Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat.
Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi.
Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed).
Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama.
Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.
a.                   Buku Elektronik
Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional.
Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB).
Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.
b.                  Pelajaran Elektronik (E-Learning)
Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi. Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebut sebagai online learning.
Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper SEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa elektronik. Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi.
Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning. Meskipun radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning, pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan dapat pula disediakan mailing list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system).


BAB III
PEMBAHASAN

A.                DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Manusia dilahirkan di dunia tak hanya sebagai makhluk Tuhan dan makhluk individu saja, tetapi sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia harus dapat berinteraksi dengan orang sekitarnya dan lingkungannya. Teknologi informasi dan komunikasi bukan lagi menjadi barang mahal yang tak tersentuh oleh masyarakat. Teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan oleh manusia sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Teknologi dijadikan media yang mempermudah manusia dalam segala hal. Interaksi sosial pun tak jauh dari teknologi. Segala aspek yang berhubungan dengannya dapat diakses melalui Teknologi informasi dan komunikasi. Banyak hal positif yang dihasilkan dari teknologi dalam kehidupan sosial dan budaya. Tetapi, banyak juga hal negatif yang ditimbulkan dari pemnfaatan Teknologi informasi dan komunikasi yang kurang bertanggung jawab. Tujuannya sebagai berikut :
1.                  Menggambarkan hubungan antara TIK dan sosisal budaya.
2.                  Mengidentifikasi dampak atau pengaruh yang ditimbulkan oleh TIK dalam aktivitas sosial dan budaya.
3.                  Memecahkan permasalahan yang timbul akibat TIK dalam kehidupan sosial dan budaya.
4.                  Mencari dan menggambarkan beberapa solusi atas permasalahan yang ada.
Kehidupan manusia di era ini memang tidak dapat dilepaskan dari teknologi. Hampir seluruh aspek kehidupan manusia erat kaitannya dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur, beraktivitas hingga tidur lagi. Semuanya berhubungan dengan teknologi. Teknologi dimanfaatkan manusia untuk memudahkan manusia dalama memenuhi kebutuhan hidupnya di berbagai hal. Dengan teknologi segalanya menjadi lebih mudah dan produktif. Tak hanya itu, dengan teknologi manusia dapat mengefektifkan serta mengefisienkan waktu, tenaga serta biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inti dari teknologi adalah media. Semua media yang dapat memudahkan manusia dalam mengerjakan dan memenuhi kebutuhan hidupnya dikatakan teknologi.
Beberapa contoh media teknologi informasi dan komunikasi diantaranya adalah ponsel, televisi, radio dan komputer. Maka tak heran jika perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pun melaju secara cepat. TIK memegang peranan yang besar terhadap aktivitas kehidupan manusia. Salah satu aktivitas tersebut adalah dalam bidang sosial dan budaya. TIK memberikan dampak yang tak sedikit, baik dampak positif maupun negatif.
1.                  Dampak positif diantaranya adalah:
a.                   Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat. Sumber informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja.
b.                  Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja. Contohnya Tini berada di kota Bandung dan Joko berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi melalui ponsel dan mereka saling mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling bertukar cerita. Itulah sedikit gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan interaksi sosial walaupun dengan jarak yang jauh.
c.                   Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, publikasi kebijakan serta peraturan pemerintah memerlukan media TIK, misalnya televisi, radio dan internet. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah maupun baru keluar.
d.                  Tumbuhnya sikap percaya diri dan motivasi tinggi. Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial.
2.                  Dampak negatif tersebut diantaranya adalah:
a.                   Timbulnya jenis kejahatan baru, salah satunya internet antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon.
b.                  Maraknya perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada khususnya. Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat.
c.                   Menurunnya tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
d.                  Kurangnya ruang privasi.
e.                   Masuknya budaya asing yang kurang baik
f.                   Meningkatnya angka pengangguran.
3.                  Dampak negatif perkembangan Teknologi Informasi bagi kesehatan, diantaranya adalah radiasi. Berikut adalah contoh-contoh radiasi dan cara mengatasinya.
a.                   Radiasi Ionisasi
Yaitu beberapa radiasi yang memiliki energi cukup untuk mengionisasi partikel.secara umum dapat melibatkan semua elektron yang terlempar dari cangkang atom elektron,yang nantinya akan memberikan muatan positif.Hal inilah yang sering menggangu dalam sistem biologi dan dapat menyebabkan mutasi dan kanker.
Contoh : Radiasi Alpha ,Radiasi Betha , Radiasi Gamma.
b.                  Radiasi Non Ionisasi
Yaitu mengacu pada jenis radiasi yang tidak membawa energi yang cukup per foton untuk mengionisasi atom/molekul.Terutama mengacu pada bentuk energi yang lebih rendah dari radiasi elektromagnetik.(yaitu gelombang radio , gelombang elektromagnetik,radiasi teraherzt,cahaya inframerah)yang kemudian membentuk ion berenergi ketika melewati materi,energi elektromagnetik hanya memeliki energi yang cukup untuk mengubah rotasi ,getaran,atau elektronik konfigurasi valensi molekul dan atom.
Contoh : Radiasi Neutron , Radiasi Cahaya,Radiasi Thermal , Radiasi Elektromagnetik.
4.                  Sebelum kita membahas bahaya radiasi , kita harus tau dulu kegunaan radiasi dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
a.                   Dalam Kedokteran
Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosa, pengobatan dan penelitian.
b.                  Dalam Komunikasi
Semua sitem komunikasi modern menggunakan bentuk radiasi elektromagnetik
c.                   Dalam Iptek
Para peneliti menggunakan atom radioaktif untuk menentukan umur suatu benda berusia lama.
5.                  Dalam kehidupan sehari –hari dari  jenis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sering kita gunakan adalah telephone, dalam hal ini adalah handphone dan komputer.
Di sini kita akan membahas dampak radiasi alat tersebut bagi  kesehatan manusia.
a.                   Handphone
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, saat ini manusia sangat tergantung dengan handphone terutama dalam berkomunikasi sehari-hari. Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas manusia, sehingga sulit untuk berbincang dengan tatap muka. Oleh karena itu, cara efektif yang ditempuh adalah berbincang melalui handphone. Selain dinilai efektif waktu, juga hemat biaya.
Banyak operator yang bersaing menawarkan tarif yang lebih murah. Jelas itu sangat menguntungkan konsumen seperti kita.akan tetapi kita harus berhati hati, karena menggunakan handphone terlalu lama akan  berbahaya untuk kesehatan kita. Karena sinyal handphone bisa meradiasi komponen-komponen dalam tubuh kita, seperti otak, dan sebagainya. Berikut cara/tips untuk mengurangi radiasi:
1.                  Jika memungkinkan gunakan peralatan tambahan misalnya headset ketika sedang berbicara dengan handphone.
2.                  Sebisa mungkin kalau masih bisa SMS jangan telepone, karena energi yang digunakan dalam SMS sangat kecil otomatis radiasinya juga kecil. Disamping itu juga hemat biaya kan!.
3.                  Hindari penggunaan handphone jika berada ditempat tempat yang sinyalnya lemah.Karena semakin lemah sinyal energi yang bekerja semakin besar berarti radiasinya juga besar bukan?.
4.                  Hindari pula penggunaan handphone pada anak-anak,karena otak anak-anak dapat menerima energi yang lebih cepat dan lebih banyak daripada orang dewasa.
b.                  Komputer
Hampir setiap hari kita menggunakan komputer terutama yang bekerja diperkantoran dan mengerjakan tugas anak anak sekolah/mahasiswa. Selain sudah tidak diragukan lagi kegunaan komputer bisa membantu mempermudah pekerjaan kita namun ada dampak negatif yang diakibatkan terutama karena kita sering menggunakannya.
Salah satu organ kita yang rawan terkena adalah mata. Radiasi yang dikeluarkan lewat monitor pada komputer yang menyebabkan mata kita rusak. Namun jangan khawatir, seiring dengan berkembangnya zaman, monitor pada komputer sekarang didesign khusus dengan model slim sehingga dapat memperkecil radiasi yang ditimbulkan. Untuk mengurangi radiasi komputer, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1.                  berdasarkan penelitian tingkat pancaran gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan disarankan agar tidak menempatkan peralatan elektronik secara berdekatan karena akan menyebabkan radiasi yang besar.
2.                  Dalam menata letak komputer diusahakan juga untuk bagian belakang komputer tidak menghadap ke orang lain karena radiasi yang paling besar ditimbulkan adalah bagian belakang komputer.
3.                  Menjaga jarak mata ke komputer (min.30cm)
4.                  Mengatur tinggi renda monitor agar sejajar dengan mata.
5.                  Jangan menggunakan komputer diruang yang pencahayaannya kurang.
6.                  Gunakan Monitor yang sudah berbentuk plasma / slim.

B.                 CARA MENGATASI DAMPAK YANG TERJADI DARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Setiap hal yang berkaitan dengan teknologi pasti menghasilkan dampak, yaitu dampak positif dan negatif , seperti yang telah dijelaskan pada sub bab di atas.
Sebagai manusia biasa kita pasti memiliki rasa khawatir atas dampak yang dihasilkan dari perkembangan Teknologi Informasi ini.
Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka. Manfaat lain bisa diperoleh anak lewat program aplikasi berbentuk games yang umumnya dirancang untuk tujuan permainan dan tidak secara khusus diberi muatan pendidikan tertentu. Beberapa aplikasi games dapat berupa petualangan, pengaturan strategi, simulasi, dan bermain peran (role-play).
Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasi.
Namun, sisi negatif penggunaan komputer tak juga bisa diabaikan. Salah satunya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.
d.                  Akses Negatif melelui Internet
Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.
Meski demikian, baik Nina maupun Rizal sepakat bahwa mengajarkan internet bagi anak, di zaman sekarang merupakan hal penting. Hanya saja, demi mencegah dampak negatifnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua.
Pertama, orangtualah yang seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain. Mengenalkan internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan penggunaan internet. Kedua, gunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
Ketiga, letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.
e.                   Mencegah Kecanduan
Pengaruh negatif lain bagi anak, menurut Rizal, adalah kecendrungan munculnya ‘kecanduan’ anak pada komputer. Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial.
Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, menurut Rizal, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam dan waktu yang lebih lama diberikan saat hari libur. .
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
f.                   Peran Penting Orang Tua
Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer. Karenanya, kepada semua orangtua, Rizal kembali mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan komputer bagi anak.
Pertama, berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang.
Kedua, perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak.
Ketiga, pilihlah perangkat lunak tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.
Keempat, perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU) komputer.
Kelima, carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang.
Keenam, bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu asik bermain komputer.



BAB IV
PENUTUP
Setiap setiap perkembangan Teknologi Informasi pasti menghasilkan suatu dampak, yaitu dampak positif dan negatif. oleh karena itu kita harus pandai-pandai mengatur diri agar kita tidak terbawa ke arah negatif perkembangan Teknologi Informasi.
Dampak negatif yang terjadi tidak hanya dilihat dari segi psikologi saja, namun bisa juga dilihat dari segi kesehatan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa menghindar dari pengaruh gelombang elektromagnetik, tapi kita juga harus mampu melindungi diri dengan sikap yang positif dan inisiatif tetapi tanpa perlu merasa ketakutan / tegang.
Walaupun sudah jelas pengaruh gelombang elektromagnetik dapat menyebabkan kanker. Tambahan dari saya kemajuan teknologi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin tetapi juga harus waspada dengan dampak negatif yang diakibatkan.


DAFTAR PUSTAKA
Muslim. (2005) ICT Dalam Pendidikan. [Online]. Tersedia :
tutomu.files.wordpress.com/2007/02/ict-dalam-pendidikan.pdf
Priyanto, P. (2008) Implikasi IT di Dunia Pendidikan. [Online]. Tersedia :
priyanto1.files.wordpress.com/2008/07/implikasi-it-di-dunia-
pendidikan.pdf [26 Juli 2008]

0 komentar: