BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Dewasa ini hampir semua bidang kehidupan telah dikaitkan
dengan yang namanya teknologi. Tidak tekecuali bidang bisnis. Seperti halnya
bisnis on line yang terus berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi,
khususnya Teknologi Informasi. Setiap kemajuan teknologi tentu saja menimbulkan
sebuah dampak, yaitu dampak positif dan dampak negatif, tidak terkecuali pada
bisnis on line.
Menurut kami, jika kita tidak bisa memanfaatkan teknologi
sebagaimana mestinya, maka dampak negatif lah yang terjadi. Namun, jika kita
mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dan sebagaimana mestinya hampir
dipastikan bahwa kita terhindar dari dampak negatif, dalam kata lain kita hanya
mendapatkan dampak positif saja.
Oleh sebab itu, kami selaku penulis mengulas tentang dampak
yang terjadi akibat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat ini
serta bagaimana cara mencegah dan mengatasi dampak - dampak yang terjadi dengan
menggunakan metode penalaran dan beberapa metode lain.
B.
RUMUSAN
MASALAH
1.
Apa yang dimaksud Teknologi
Informasi dan Komunikasi itu?
2.
Bagaimana sejarah Teknologi
Informasi dan Komunikasi itu?
3.
Dalam hal apa saja perkembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
4.
Dampak apa saja yang disebabkan oleh
kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
5.
Bagaimana cara mengatasi dampak
perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi?
C.
TUJUAN
Makalah ini kami susun bukan hanya sebagai penggugur tugas
semata, namun kami mempunyai tujuan – tujuan tertentu. Diantaranya adalah
sebagai berikut:
1.
Mencegah terjadinya penyimpangan
dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2.
Mengarahkan generasi muda ke arah
hal-hal yang positif dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
3.
Memberikan pengetahuan kepada
generasi muda tentang dampak yang diakibatkan dari perkembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi.
4.
Memberi pengetahuan kepada
masyarakat umum tentang dampak yang diakibatkan dari perkembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi.
5.
Memberikan pengetahuan pada
masyarakat umum tentang pencegahan ataupun cara mengatasi dampak negatif
perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
D.
MANFAAT
Selain mempunyai tujuan, kami sebagai penulis berharap agar
makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Manfaat yang kami harapkan
adalah:
1.
Menekan angka penyalahgunaan
teknologi dikalangan generasi muda dan umum.
2.
Menambah kewaspadaan para orang tua
dalam mengawasi anaknya.
3.
Menekan angka kriminalitas yang terjadi
dalam penggunaan teknologi.
BAB II
LANDASAN TEORI
A.
PENGERTIAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa
inggris dikenal dengan istilan ICT yaitu Information and Communication
Technologies, adalah wadah besar teknologi yang mencakup segala bentuk
peralatan teknis guna memproses dan mendistribusikan informasi.
Secara umum Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat
didefinisikan sebagai suatu teknologi yang digunakan untuk mengelola data, yang
meliputi: mendapatkan, memproses menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan
berbaia cara guna menghasilkan informasi yang bernilai guna tinggi.
Secara keseluruhan TIK mencakupi dua aspek yaitu Teknologi
informasu dan teknologi komunikasi, teknologi informasi membidangi masalah
bagaimana menciptakan suatu informasi yang dibutuhkan menjadi relevan, akurat
dan up to date, yang akan digunakan apakah itu untuk keperluan pribadi,
bisnis, atau bahkan akan digunakan dalam bidang pemerintahan. Sedangkan
teknologi komunikasi lebih kepada bagaimana informasi tersebut di sebar
luaskan, didistribusi, dan ditransfer kepada halayak ramai dengan bantuan alat
bantu berupa teknologi itu sendiri.
C.
CONTOH
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI
1.
Pemanfaatan
Teknologi Informasi Dalam Bidang Pendidikan
Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal
saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication
+ informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data
transmission.
Pengolahan informasi dan pendistribusiannya
melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di
berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan.
Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat
simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit
dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi,
kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat
juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan
berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya.
Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika
digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki
sejarah yang cukup panjang.
Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi
ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan
pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat.
Kelemahan utama siaran radio maupun televisi
pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat
searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi
komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks,
grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk
mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi.
Bila televisi hanya mampu memberikan informasi
searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman),
pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik
secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed).
Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan
keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu
tempat yang sama.
Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet
memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan
komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang
lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan
TIK saat ini.
a.
Buku
Elektronik
Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi
yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk
yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan
tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi
yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional.
Jenis e-book
paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh
komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar
700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas
4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16
GB).
Bentuk yang lebih
kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia
Britannica
yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia
memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi
juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu
jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut
sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.
b.
Pelajaran
Elektronik (E-Learning)
Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning
meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang
menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi.
Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan
internet sering disebut sebagai online learning.
Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working
paper SEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa
elektronik. Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning
adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana
penyajian dan distribusi informasi.
Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio
maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning.
Meskipun radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning,
pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah
bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran.
Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh
narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan dapat pula
disediakan mailing
list khusus untuk situs
pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning
yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat
lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system).
BAB III
PEMBAHASAN
A.
DAMPAK
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Manusia dilahirkan di dunia tak hanya
sebagai makhluk Tuhan dan makhluk individu saja, tetapi sebagai makhluk sosial.
Sebagai makhluk sosial, manusia harus dapat berinteraksi dengan orang
sekitarnya dan lingkungannya. Teknologi informasi dan komunikasi bukan lagi
menjadi barang mahal yang tak tersentuh oleh masyarakat. Teknologi informasi
dan komunikasi sekarang ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan oleh manusia
sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Teknologi dijadikan media yang mempermudah
manusia dalam segala hal. Interaksi sosial pun tak jauh dari teknologi. Segala
aspek yang berhubungan dengannya dapat diakses melalui Teknologi informasi dan
komunikasi. Banyak hal positif yang dihasilkan dari teknologi dalam kehidupan
sosial dan budaya. Tetapi, banyak juga hal negatif yang ditimbulkan dari pemnfaatan
Teknologi informasi dan komunikasi yang kurang bertanggung
jawab. Tujuannya sebagai berikut :
1.
Menggambarkan hubungan antara TIK dan sosisal budaya.
2.
Mengidentifikasi dampak atau
pengaruh yang ditimbulkan oleh TIK dalam aktivitas sosial dan budaya.
3.
Memecahkan permasalahan yang timbul
akibat TIK dalam kehidupan sosial dan budaya.
4.
Mencari dan menggambarkan beberapa
solusi atas permasalahan yang ada.
Kehidupan manusia di era ini memang
tidak dapat dilepaskan dari teknologi. Hampir seluruh aspek kehidupan manusia
erat kaitannya dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur, beraktivitas hingga
tidur lagi. Semuanya berhubungan dengan teknologi. Teknologi dimanfaatkan
manusia untuk memudahkan manusia dalama memenuhi kebutuhan hidupnya di berbagai
hal. Dengan teknologi segalanya menjadi lebih mudah dan produktif. Tak hanya
itu, dengan teknologi manusia dapat mengefektifkan serta mengefisienkan waktu,
tenaga serta biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inti dari teknologi
adalah media. Semua media yang dapat memudahkan manusia dalam mengerjakan dan
memenuhi kebutuhan hidupnya dikatakan teknologi.
Beberapa contoh media teknologi
informasi dan komunikasi diantaranya adalah ponsel,
televisi, radio dan komputer. Maka tak heran jika perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi pun melaju secara cepat. TIK memegang peranan yang besar terhadap
aktivitas kehidupan manusia. Salah satu aktivitas tersebut adalah dalam bidang
sosial dan budaya. TIK memberikan dampak yang tak sedikit, baik dampak positif
maupun negatif.
1.
Dampak
positif diantaranya adalah:
a.
Informasi yang ada di masyarakat
dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat. Sumber informasi
tidak hanya berasal dari satu orang saja.
b.
Hubungan sosial antar masyarakat
dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja. Contohnya Tini berada di kota
Bandung dan Joko berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi melalui ponsel
dan mereka saling mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling bertukar
cerita. Itulah sedikit gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan interaksi sosial
walaupun dengan jarak yang jauh.
c.
Sosialisasi kebijakan pemerintah
dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, publikasi
kebijakan serta peraturan pemerintah memerlukan media TIK, misalnya televisi,
radio dan internet. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat
mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah maupun baru keluar.
d.
Tumbuhnya sikap percaya diri dan
motivasi tinggi. Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan
adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya,
misalnya jejaring sosial.
2.
Dampak
negatif tersebut diantaranya adalah:
a.
Timbulnya jenis kejahatan baru,
salah satunya internet antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit,
pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan
saluran telepon.
b.
Maraknya perilaku menyimpang yang
terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada khususnya. Perilaku
menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat.
c.
Menurunnya tingkat kepercayaan
kepada lingkungan sekitar.
d.
Kurangnya ruang privasi.
e.
Masuknya budaya asing yang kurang
baik
f.
Meningkatnya angka pengangguran.
3.
Dampak negatif perkembangan
Teknologi Informasi bagi kesehatan, diantaranya adalah radiasi. Berikut adalah
contoh-contoh radiasi dan cara mengatasinya.
a.
Radiasi
Ionisasi
Yaitu beberapa radiasi yang memiliki
energi cukup untuk mengionisasi partikel.secara umum dapat melibatkan semua
elektron yang terlempar dari cangkang atom elektron,yang nantinya akan
memberikan muatan positif.Hal inilah yang sering menggangu dalam sistem biologi
dan dapat menyebabkan mutasi dan kanker.
Contoh : Radiasi Alpha ,Radiasi
Betha , Radiasi Gamma.
b.
Radiasi
Non Ionisasi
Yaitu mengacu pada jenis radiasi
yang tidak membawa energi yang cukup per foton untuk mengionisasi
atom/molekul.Terutama mengacu pada bentuk energi yang lebih rendah dari radiasi
elektromagnetik.(yaitu gelombang radio , gelombang elektromagnetik,radiasi
teraherzt,cahaya inframerah)yang kemudian membentuk ion berenergi ketika
melewati materi,energi elektromagnetik hanya memeliki energi yang cukup untuk
mengubah rotasi ,getaran,atau elektronik konfigurasi valensi molekul dan atom.
Contoh : Radiasi Neutron , Radiasi
Cahaya,Radiasi Thermal , Radiasi Elektromagnetik.
4.
Sebelum kita membahas bahaya radiasi
, kita harus tau dulu kegunaan radiasi dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
a.
Dalam
Kedokteran
Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosa, pengobatan dan penelitian.
Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosa, pengobatan dan penelitian.
b.
Dalam
Komunikasi
Semua sitem komunikasi modern menggunakan bentuk radiasi elektromagnetik
Semua sitem komunikasi modern menggunakan bentuk radiasi elektromagnetik
c.
Dalam
Iptek
Para peneliti menggunakan atom radioaktif untuk menentukan umur suatu benda berusia lama.
Para peneliti menggunakan atom radioaktif untuk menentukan umur suatu benda berusia lama.
5.
Dalam kehidupan sehari –hari dari
jenis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sering kita gunakan adalah
telephone, dalam hal ini adalah handphone dan komputer.
Di sini kita akan membahas dampak radiasi alat tersebut
bagi kesehatan manusia.
a.
Handphone
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, saat ini manusia sangat
tergantung dengan handphone terutama dalam berkomunikasi sehari-hari.
Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas manusia, sehingga sulit untuk
berbincang dengan tatap muka. Oleh karena itu, cara efektif yang ditempuh
adalah berbincang melalui handphone. Selain dinilai efektif waktu, juga
hemat biaya.
Banyak operator yang bersaing menawarkan tarif yang lebih
murah. Jelas itu sangat menguntungkan konsumen seperti kita.akan tetapi kita
harus berhati hati, karena menggunakan handphone terlalu lama akan
berbahaya untuk kesehatan kita. Karena sinyal handphone bisa
meradiasi komponen-komponen dalam tubuh kita, seperti otak, dan sebagainya.
Berikut cara/tips untuk mengurangi radiasi:
1.
Jika memungkinkan gunakan peralatan
tambahan misalnya headset ketika sedang berbicara dengan handphone.
2.
Sebisa mungkin kalau masih bisa SMS
jangan telepone, karena energi yang digunakan dalam SMS sangat kecil otomatis
radiasinya juga kecil. Disamping itu juga hemat biaya kan!.
3.
Hindari penggunaan handphone jika
berada ditempat tempat yang sinyalnya lemah.Karena semakin lemah sinyal energi
yang bekerja semakin besar berarti radiasinya juga besar bukan?.
4.
Hindari pula penggunaan handphone
pada anak-anak,karena otak anak-anak dapat menerima energi yang lebih cepat dan
lebih banyak daripada orang dewasa.
b.
Komputer
Hampir setiap hari kita menggunakan
komputer terutama yang bekerja diperkantoran dan mengerjakan tugas anak anak
sekolah/mahasiswa. Selain sudah tidak diragukan lagi kegunaan komputer bisa
membantu mempermudah pekerjaan kita namun ada dampak negatif yang diakibatkan
terutama karena kita sering menggunakannya.
Salah satu organ kita yang rawan
terkena adalah mata. Radiasi yang dikeluarkan lewat monitor pada komputer yang
menyebabkan mata kita rusak. Namun jangan khawatir, seiring dengan
berkembangnya zaman, monitor pada komputer sekarang didesign khusus dengan
model slim sehingga dapat memperkecil radiasi yang ditimbulkan. Untuk
mengurangi radiasi komputer, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1.
berdasarkan penelitian tingkat
pancaran gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan disarankan agar tidak
menempatkan peralatan elektronik secara berdekatan karena akan menyebabkan
radiasi yang besar.
2.
Dalam menata letak komputer
diusahakan juga untuk bagian belakang komputer tidak menghadap ke orang lain
karena radiasi yang paling besar ditimbulkan adalah bagian belakang komputer.
3.
Menjaga jarak mata ke komputer
(min.30cm)
4.
Mengatur tinggi renda monitor agar
sejajar dengan mata.
5.
Jangan menggunakan komputer diruang
yang pencahayaannya kurang.
6.
Gunakan Monitor yang sudah berbentuk
plasma / slim.
B.
CARA
MENGATASI DAMPAK YANG TERJADI DARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Setiap hal yang berkaitan dengan teknologi pasti
menghasilkan dampak, yaitu dampak positif dan negatif , seperti yang telah
dijelaskan pada sub bab di atas.
Sebagai manusia biasa kita pasti memiliki rasa khawatir atas
dampak yang dihasilkan dari perkembangan Teknologi Informasi ini.
Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan
perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca,
berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan
ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai
dengan materi, sehingga anak semakin suka. Manfaat lain bisa diperoleh anak
lewat program aplikasi berbentuk games yang umumnya dirancang untuk tujuan
permainan dan tidak secara khusus diberi muatan pendidikan tertentu. Beberapa
aplikasi games dapat berupa petualangan, pengaturan strategi, simulasi, dan
bermain peran (role-play).
Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan
melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang
muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak
mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan
terpicu untuk belajar berkonsentrasi.
Namun, sisi negatif penggunaan komputer tak juga bisa
diabaikan. Salah satunya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa
sepengetahuan orangtua, ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur
seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa
games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya
perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.
d.
Akses
Negatif melelui Internet
Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks,
kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina
mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada
sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah
berselancar di internet.
Meski demikian, baik Nina maupun Rizal sepakat bahwa
mengajarkan internet bagi anak, di zaman sekarang merupakan hal penting. Hanya
saja, demi mencegah dampak negatifnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan
orang tua.
Pertama, orangtualah yang seharusnya mengenalkan internet
pada anak, bukan orang lain. Mengenalkan internet berarti pula mengenalkan
manfaatnya dan tujuan penggunaan internet. Kedua, gunakan software yang
dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany
chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses
yang berbau seks dan kekerasan.
Ketiga, letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti
perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan
komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal
pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang
berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di
ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena
ada anggota keluarga yang lalu lalang.
e.
Mencegah
Kecanduan
Pengaruh negatif lain bagi anak, menurut Rizal, adalah
kecendrungan munculnya ‘kecanduan’ anak pada komputer. Kecanduan bermain
komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun
melakukan aktivitas sosial.
Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena
sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, menurut
Rizal, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain
komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah
selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam dan waktu yang lebih lama
diberikan saat hari libur. .
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
f.
Peran
Penting Orang Tua
Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak,
pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan
dan mengawasi anak saat bermain komputer. Karenanya, kepada semua orangtua,
Rizal kembali mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan komputer bagi
anak.
Pertama, berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan
berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer
adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan
datang.
Kedua, perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek
tertentu, termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata
ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu
dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak.
Ketiga, pilihlah perangkat lunak tertentu yang memang
ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment
ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.
Keempat, perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari
bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum
terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU) komputer.
Kelima, carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai
dengan bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat
memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala
harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak
ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang.
Keenam, bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi
anak. Jangan sampai anak kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama
teman-teman karena terlalu asik bermain komputer.
BAB IV
PENUTUP
Setiap setiap perkembangan Teknologi Informasi pasti
menghasilkan suatu dampak, yaitu dampak positif dan negatif. oleh karena itu
kita harus pandai-pandai mengatur diri agar kita tidak terbawa ke arah negatif
perkembangan Teknologi Informasi.
Dampak negatif yang terjadi tidak hanya dilihat dari segi
psikologi saja, namun bisa juga dilihat dari segi kesehatan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa menghindar dari
pengaruh gelombang elektromagnetik, tapi kita juga harus mampu melindungi diri
dengan sikap yang positif dan inisiatif tetapi tanpa perlu merasa ketakutan /
tegang.
Walaupun sudah jelas pengaruh gelombang elektromagnetik
dapat menyebabkan kanker. Tambahan dari saya kemajuan teknologi harus
dimanfaatkan semaksimal mungkin tetapi juga harus waspada dengan dampak negatif
yang diakibatkan.
DAFTAR
PUSTAKA
Muslim. (2005) ICT Dalam Pendidikan.
[Online]. Tersedia :
tutomu.files.wordpress.com/2007/02/ict-dalam-pendidikan.pdf
Priyanto, P. (2008) Implikasi IT di
Dunia Pendidikan. [Online]. Tersedia :
priyanto1.files.wordpress.com/2008/07/implikasi-it-di-dunia-
pendidikan.pdf [26 Juli 2008]
priyanto1.files.wordpress.com/2008/07/implikasi-it-di-dunia-
pendidikan.pdf [26 Juli 2008]






0 komentar:
Posting Komentar